Sebut Jas Sebagai Pakaian Eropa, BPN: Pak Jokowi Amnesia

Andre Rosiade menilai bahwa Jokowi mengalami amnesia karena menyebut Jas merupakan pakaian Eropa.

TRIBUNNEWS.COM
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade 

TRIBUNPADANG.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menilai bahwa Jokowi mengalami amnesia karena menyebut Jas merupakan pakaian Eropa.

Pasalnya menurut Andre, Jokowi yang menandatangani PP nomor 71 tahun 2018 tentang pakaian resmi kenegaraan.

"Pak Jokowi menurut kami amnesia, baju setelan jas disebut pakaian Eropa.

Pak Jokowi sudah menerbitkan PP yang ditandatangani Jokowi sendiri," kata Andre saat dihubungi, Rabu (27/3/2019).

Andre mengatakan Pemilu sendiri merupakan agenda kenegaraan yang dibiayai oleh negara.

Gara-gara Hoax Ukuran Alat Vital, Mertua Laporkan Menantu ke Polisi, Terjadi di Indonesia

Dimas, Kiper Dadakan Timnas Indonesia yang Dipuji Indra Sjafri saat Melawan Brunei

Oleh karena itu sebagai bentuk penghormatan atas aturan yang dibuat Jokowi, Prabowo-Sandi mengenakan kemeja putih dan jas hitam dalam foto surat suara.

"Nah yang tidak menghormati aturannya sendiri justru Pak Jokowi, bagaimana ini kalau pemimpin seperti ini," katanya.

Jas yang disebut Jokowi pakaian Eropa dan mahal itu menurut Andre digunakan sendiri oleh Jokowi dalam acara kenegaraan.

Foto resmi Presiden yang dipajang di sekolah dan institusi pemerintah pun juga mengenakan jas hitam.

"Hal mengenai aturan pakaian saja bisa lupa, wajar saja bila banyak yang menyebut Jokowi lupa akan janjinya di Pilpres 2014," pungkas Andre.

Film Disney Dumbo Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop, Libatkan Pemain Sirkus Asli

Polisi Ungkap Perdagangan Satwa Internasional, 41 Komodo Gagal Diselundupkan ke Luar Negeri

Halaman
12
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved