BEREDAR Petisi PM Selandia Baru Jacinda Ardern Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian

Dua petisi dilaporkan muncul, serta beredar; yang isinya meminta agar Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern sebagai

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/REPRO:FACEBOOK/Setya Krisna Sumargo
Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern menghadiri salat Jumat di sebuah lapangan terbuka, tak jauh dari Masjid Al Noor. Ardern mengenakan kerudung gelap, didampingi para pejabat penting Selandia Baru di antara umat muslim di negara tersebut, Jumat (22/3/2019). 

TRIBUNPADANG.COM - Dua petisi dilaporkan muncul, serta beredar; yang isinya meminta agar Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern sebagai calon peraih Nobel Perdamaian.

Petisi itu berasal dari situs Change.org di mana kampanye dimulai sejak empat hari lalu dan sudah mendapatkan lebih dari 3.000 dukungan.

Sementara satu petisi lain, sebagaimana diwartakan NZ Herald Sabtu (23/3/2019) berasal dari situs Perancis AVAAZ.org, dan menerima 1.000 tanda tangan.

Petisi AVAAZ.org itu diyakini datang dari seorang penyair Perancis-Mauritius Khal Torabully dan muncul sepekan setelah penembakan di masjid di Christchurch.

"Atas keterbukaan dan perdamaian yang diberikan Jacinda Ardern menyusul tragedi di Christchurch, kami berharap dia bisa menjadi penerima Nobel Perdamaian," kata petisi di AVAAZ.org.

PM berusia 38 tahun itu menuai pujian dari seluruh dunia karena tanggap pasca-aksi teror di Masjid Al Noor dan Linwood yang menewaskan 50 jemaah pada pekan lalu (15/3/2019).

Selain memberi kalimat yang meneguhkan persatuan, Ardern bergerak cepat dengan menyatakan bakal melarang seluruh senapan semi-otomatis dan bergaya militer.

Sebagai pengakuan akan kerjanya, Burj Khalifa di Dubai memajang foto Ardern yang mengenakan kerudung tengah memeluk seorang perempuan Muslim.

Perdana Uni Emirat Arab sekaligus Emir Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum di Twitter mengucapkan terima kasih atas dukungan dan ketulusan yang diberikan Ardern.

"Selandia Baru dan Perdana Menteri Ardern telah memenangkan rasa hormat dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia setelah serangan teroris," ujar Sheikh Mohammed.

Editorial dari harian Amerika Serikat New York Times juga memberikan kredit khusus kepada PM perempuan termuda dalam sejarah negeri "Kiwi" itu.

Dalam ulasan bertajuk America Deserves a Leader as Good as Jacinda Ardern, The Times menyatakan seluruh dunia harusnya belajar dari cara Ardern merespons horor tersebut.

Ardern dianggap mendengarkan jeritan rakyatnya ketika memperkenalkan peraturan yang bakal mengawasi peredaran senapan serbu maupun semi-otomatis.

"Dan dia mengirimkanya sendiri kepada kami berdasarkan kepentingan nasional dan keselamatan warganya," demikian ulasan dari The Times.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muncul Petisi PM Selandia Baru Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved