Breaking News:

Penembakan Masjid Selandia Baru

Polisi Kembali Ringkus Penyerang Dua Masjid di Selandia Baru

Pelaku teror yang menyerang dua masjid di Christchurh, Selandia Baru, pada Jumat lalu, sedang menuju lokasi penembakan

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA via wartakotalive.com
Brenton Tarrant (28), pria asal Australia yang disebut sebagai pelaku penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). 

TRIBUNPADANG.COM - Pelaku teror yang menyerang dua masjid di Christchurh, Selandia Baru, pada Jumat lalu, sedang menuju lokasi penembakan ketiga sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi.

Demikian pernyataan dari pejabat tinggi kepolisian Selandia Baru seperti diwartakan CNN pada Rabu (20/3/2109).

Sebanyak 50 orang terbunuh ketika seorang pria bersenjata memberondong jemaah di dua masjid pada pekan lalu.

Pelaku diidentifikasi bernama Brenton Tarrant, seorang pria Australia berusia 28 tahun.

Kepala Polisi Mike Bush memuji tindakan responden pertama di tempat kejadian kurang dari enam menit setelah mendapat informasi pertama tentang terjadinya penembakan.

"Dalam 21 menit (dari panggilan pertama), orang yang sekarang ditahan telah ditangkap dan menjauh dari potensi membahayakan lebih lanjut dari publik," katanya, dikutip dari ABC.

"Kami sangat yakin telah menghentikan dia dalam perjalanannya menuju lokasi serangan berikutnya," ujarnya.

"Nyawa lain dapat diselamatkan oleh personel kami yang berani," katanya.

Kini polisi secara resmi telah mengidentifikasi dan memulangkan 21 jenazah korban penembakan.

Dua pemakaman telah digelar pada Rabu (20/3/2019) pagi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved