Debat Ketiga

KPU Sumbar Ajak Komunitas Pemusik Jalanan Nonton Bareng Debat Cawapres di D'Layla Cafe Padang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama Komunitas Pemusik Jalanan (KPJ) mengadakan

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
IST/DOK.KPU SUMBAR
SUASANA nonton bareng agenda debat ketiga atau Debat Cawapres yang diselenggarakan KPU Sumbar bersama Komunitas Pemusik Jalanan (KPJ) di D'Layla Cafe, Jalan Veteran, Kota Padang, Minggu (17/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat  (Sumbar) bersama Komunitas Pemusik Jalanan (KPJ) mengadakan nonton bareng Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) di D'Layla Cafe, Jalan Veteran, Kota Padang,  Minggu (17/3/2019).

Dalam sambutannya, Komisioner KPU Sumbar Izwaryani menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan sebuah apresiasi bagi KPU kepada KPJ yang ikut berpartisipasi dalam mensosialisasikan Pemilu agar lebih semarak pada Pemilu 2019.

"Debat ini adalah cara kita melihat visi dan misi pasangan calon wakil presiden dan mensosialisasikan Pemilu agar meningkatnya partisipasi pemilih," ucap Izwaryani.

Izwaryani mengatakan partisipasi pemilih ditargetkan menembus angka 80 persen dalam pemilihan anggota legislatif yang digelar bersamaan dengan pemilihan Presiden.

"Target pemilih dari KPU RI yakni 77,5 persen. Namun, KPU Sumbar menargetkan 80 persen agar bisa membantu teman-teman di daerah lain yang targetnya belum tercapai," lanjut Izwaryani.

Upaya yang telah dilakukan demi meningkatkan partisipasi pemilih yakni dengan melakukan sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat.

"Semua program sosialisasi sudah dijalankan. Tinggal lagi sosialisasi yang akan dilaksanakan  pada waktu yang ditentukan yakni 20 hari menjelang masa tenang di antaranya iklan kampanye," lanjut Izwaryani.

Program sosialisasi yang sudah dijalankan di antaranya untuk daerah-daerah yang rendah partisipasi,  KPU melakukan kegiatan khusus.

"Daerah rawan bencana,  daerah pinggiran, dan daerah rawan konflik. Itu semua KPU Provinsi yang handel, selebihnya di daerah kabupaten/kota," jelas Izwaryani.

Di daerah kabupaten/kota misalnya, KPU membentuk relawan demokrasi. Relawan Demokrasi  diturunkan ke pelosok-pelosok untuk mensosialisasikan Pemilu 2019 di setiap ada pertemuan masyarakat.

Kalau untuk target Pemilih, kata Izwaryani, bisa dilihat pada Pemilu 2019.

"Lihat saja nanti pada Pemilu 2019. Kegiatan sosialisasi KPU sudah maksimal. Mudah-mudahan berhasil," harapnya.

Selain nonton bareng, KPJ juga menampilkan beberapa hiburan musik yang bertemakan pemilu yakni hasil karya dari mereka sendiri yang tampil kali ini. (*)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved