Breaking News:

OTT KPK

Ketua Umum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK; Pengamat: Musibah Besar bagi PPP dan 01

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy, dikabarkan terjaring OTT KPK.

Tangkapan layar Instagram @romahurmuziy
Ketua Umum PPP Romahurmuziy. 

TRIBUNPADANG.COM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy, dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi hal itu, pengamat komunikasi analisis politik, Hendri Satrio, menilai kejadian itu musibah besar apabila benar adanya.

Terutama bagi PPP dan paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Karena, kata dia, Rommy sangatlah sering berbicara atas nama kubu petahana dan mengklaim dekat dengan Jokowi selaku Presiden.

PM Selandia Baru Sebut Korban Penembakan Masjid Capai 40 Orang, Menlu RI: 3 WNI Masih Dicari

Ketua Umum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK, Mahfud MD: Semua Akan Terungkap pada Waktunya

"Parah ini. Musibah besar bagi PPP dan 01 sebab bila benar itu Romi, dirinya sangat sering berbicara atas nama 01 dan mengklaim dirinya dekat dengan Presiden," ujar Hendri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (15/3/2019).

Ia juga menilai hal ini akan mempengaruhi suara pemilih, baik bagi PPP maupun kubu 01 jelang Pemilu 2019.

Dengan waktu yang tinggal sebulan, Hendri melihat akan sulit bagi keduanya (PPP dan kubu petahana, - red) untuk kembali menaikkan citra.

"Sulit rebound-nya sebab sudah tinggal 1 bulan lagi. Kendati PPP parpol yang berakar dan punya loyalis kuat, namun diberbagai hasil survei sangat belum aman dalam menembus 4 persen," kata dia.

Founder lembaga survei KedaiKOPI itu kemudian turut menyoroti perihal uang yang diamankan dalam OTT KPK. Menurutnya akan sangat krusial untuk mengupas uang tersebut digunakan untuk kepentingan apa.

Minggu 17 Maret Debat Cawapres Pertemukan Sandiaga Uno dan Maruf Amin, Mekanisme Debat Ada 6 Segmen

6 Warga Indonesia di Masjid Al Noor Saat Penembakan Terjadi, 3 Orang Dilaporkan Masih Hilang

"Pertanyaan selanjutnya, uang yang di OTT itu untuk kepentingan apa? Untuk kepentingan pilpres, pileg, atau pribadi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, KPK dikabarkan mencokok Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam gelaran operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (15/3/2019).

Seorang sumber yang enggan disebut identitasnya membenarkan bahwa pria yang akrab disapa Romi itu diciduk sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sidoarjo.

"Dari sumber A1. Kejadiannya jam 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo. Yang ditangkap Romi," ucapnya kepada wartawan.

Namun hingga saat ini, pihak dari KPK sendiri belum mengeluarkan pernyataan terkait penangkapan Rommy.(*) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Musibah Besar Bagi PPP dan Paslon Nomor Urut 01

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved