Sudirman Said: Rakyat Bosan dengan Kepura-puraan dan Pencitraan
Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menyebut masyarakat saat ini sudah lelah dengan pencitraan.
TRIBUNPADANG.COM - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menyebut masyarakat saat ini sudah lelah dengan pencitraan.
Dikutip dari Tribunnews.com, Sudirman Said menilai, setelah debat kedua Pilpres 2019 terlihat kecenderungan suasana batin rakyat sedang melawan apapun yang datang dari petahana.
“Data-data, ucapan, perilaku petahana terus menjadi konsumsi publik. Media sosial kita sangat kritis," kata Sudirman pada temu media, Senin (18/02/2019) di Media Center PADI di Jakarta.
• Hasil Poling Sejumlah Media Unggulkan Capres Urut 01, ILC Jokowi memimpin 59% dan Prabowo 41%
• Hendrawan Supratikno Menanggapi Tudingan Edhy Prabowo, Lahan HGU Digunakan Untuk Kampanye Jokowi
Menurut Sudirman, rakyat capek dengan kepura-puraan, pencitraan, dan kebohongan.
Rakyat sedang merindukan antitesanya yakni sikap apa adanya, keaslian, dan kejujuran.
Karena itu, data-data yang disampaikan petahana dalam debat langsung direspon publik.
Sejumlah data terbukti memang tidak akurat.
• Jenguk Ahmad Dhani di Lapas, Prabowo: Ini Mungkin Dendam Politik atau Intimidasi Politik
• Ini 6 Perusahaan Milik Prabowo yang Kuasai Ratusan Ribu Hektar Lahan di Aceh dan Kalimantan Timur
Sudirman melihat kecenderungan publik tersebut sangat menguntungkan bagi Paslon 02.
Karena itu, Prabowo-Sandi tampil apa adanya, tidak dibuat-buat, dan jauh dari pencitraan.
"Insya Allah sikap kedua kandidat kita, Pak Prabowo dan Pak Sandi merespon harapan rakyat yang bosan dengan kepura-puraan dan pencitraan," ujarnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sudirman Said Sebut Rakyat Sudah Bosan dengan Kepura-puraan dan Pencitraan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sudirman-said.jpg)