Breaking News:

Santri di Sumatera Barat Dianiaya 16 Teman, Lantaran Dituduh Mencuri

Seorang santri berinsial RA dikeroyok 16 temannya di asrama pria di salah satu pondok pesantren (Ponpes) hingga alami gegar

Tribunnews.com
Ilustrasi Pengeroyokan 

TRIBUNPADANG.COM - Seorang santri berinisial RA di Tanah Padang, Sumatera Barat dikeroyok 16 temannya.

Menurut Kapolsek X Koto, AKP Rita Suryanti, pelaku melakukan penganiayaan lantaran RA dituduh sering melakukan pencurian terhadap barang-barang milik temannya.

"Pemicunya dimana hari Kamis pada saat itu menuduh si korban melakukan pencurian uang, pencurian hp, sehingga pada saat itulah teman-temannya sering merasa kehilangan sehingga kurang senang dan melakukan pemukulan terhadap temannya," ujar AKP Rita Suryanti, dikutip dari Buletin iNews Siang, yang diunggah oleh kanal YouTube Official iNews, Rabu (13/2/2019).

Polisi yang melakukan olah TKP menemukan sepasang sepatu milik satu orang pelaku, yakni TR (17).

Diduga sepasang sepatu gunung tersebut digunakan para pelaku untuk memukuli korban.

RA merupakan siswa kelas 1 di salah satu ponpes di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Saat ini korban masih koma karena mengalami gegar otak dan pembocoran pada paru-paru hingga harus mendapatkan perawatan insentif di RSUP M Djamil, Padang sejak Senin (11/2/2019) malam.

Korban dibawa ke rumah sakit oleh pihak sekolah.

Dikutip dari iNews Sumbar yang diunggah oleh kanal YouTube iNews Padang, Selasa (12/2/2019), menurut keterangan awal yang didapat keluarga dari teman korban, RA mengalami kesurupan dan menghantamkan kepala ke dinding.

Namun setelah diperiksa, dokter mengatakan kepada keluarga korban bahwa RA mengalami diagnosa luka akibat pengeroyokan.

Pihak sekolah membenarkan adanya insiden pengeroyokan terhadap korban RA.

Sampai saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan akan melakukan pemanggilan kepada 16 pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

(*)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved