5 Kotak Suara Mendadak Raib, 1300 DPT di Banyuasin Tak Bisa Pilih Capres - Cawapres

KPPS pun sempat memberikan pilihan kepada para warga untuk tetap mencoblos dengan menggunakan empat jenis surat suara tanpa surat suara pilpres

5 Kotak Suara Mendadak Raib, 1300 DPT di Banyuasin Tak Bisa Pilih Capres - Cawapres
(KOMPAS.com/AJI YK PUTRA)
Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan pers terkait hilangnya lima kotak suara Pilpres di Kabupaten Banyuasin, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNPADANG.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mendapatkan laporan bahwa 5 kotak suara yang hendak didistribusikan di 5 tempat pemungutan suara (TPS) Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, mendadak hilang pada hari pencoblosan.

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana mengatakan, mereka sampai saat ini masih melakukan pencarian terkait hilangnya lima kotak suara tersebut secara mendadak.

Kelly menyebutkan, 1.300 daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di TPS 09 hingga 013 di Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, tidak dapat menyalurkan hak pilihnya untuk memilih capres-cawapres.

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pun sempat memberikan pilihan kepada para warga untuk tetap mencoblos dengan menggunakan empat jenis surat suara tanpa surat suara pilpres.

KUMPULAN TPS Unik Pilpres 2019, Sediakan Prasmanan, Bangunan Gubug Derita hingga Dijaga Superhero

Prabowo Subianto: Hasil Exit Poll di 5.000 TPS dan Hitung Cepat Kita Menang 52,2 Persen

Jokowi- Maruf Amin Hanya Raih 7 Suara di TPS Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Painan

"Namun 3 dari 5 TPS menolak untuk mencoblos hanya 4 jenis suara. Sedangkan 2 TPS lain menerima keputusan tersebut. Ini hilang, belum tahu apakah hilang beneran, apakah selip di mana, atau salah hitung. Yang hilang ini kotak dan surat suara yang berada di dalam satu truk yang sama," kata Kelly saat menggelar konfrensi pers di KPU Sumsel, Rabu (17/4/2019).

Kelly melanjutkan, dua TPS yang setuju untuk mencoblos dengan menggunakan empat surat suara pun akhirnya melakukan pemungutan suara.

Petugas KPU Banyuasin sempat menyisir ke TPS lain dan mendapatkan 1.000 surat suara belum terpakai.

"Nanti itu akan dilakukan pemungutan suara lanjutan di 2 TPS, dan pemungutan suara susulan di 3 TPS lainnya,” ujarnya.

KPU Sumsel, sambung Kelly, akan mengajukan rekomendasi ke KPU RI untuk pemungutan suara lanjutan dan susulan di TPS yang kehilangan surat suara pilpres tersebut.

Waria Bernama Stefi Ikut Nyoblos Pemilu 2019, Ngamuk Saat Panitia Panggil Nama Aslinya, Jahat Kamu

VIDEO - LIVE STREAMING Liga Champions, Manchester City vs Tottenham, LIVE RCTI Porto vs Liverpool

Jokowi-Ma’ruf Menang di TPS Amien Rais, Habib Rizieq, Sandiaga Uno dan Tommy Soeharto

"Dilakukan maksimal 10 hari pasca-hari pemungutan suara, sesuai UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemungutan suara dan PKPU nomor 3 tahun 2019," jelasnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain masih enggan menyimpulkan bahwa surat suara Pilpres itu dinyatakan hilang.

Sebab, dari peneylidikan sementara, mereka menemukan tidak adanya berita acara penyerahan kotak dan surat suara dari PPK ke PPS lalu ke KPPS

“Ini aneh juga. Ini kami usut, apakah ada unsur kesengajaan, ada kelalaian, atau ketidaktelitian. Kita proses dulu. Dalam konteks keamanan tidak ada yang terlalu berarti, tapi kondisi seperti ini bisa memancing situasi yang tidak baik,” ujarnya Zulkarnain.(*)

Dipaksa Celupkan Jari ke Tinta Usai Mencoblos, Seorang Pemilih Sayat Leher Petugas KPPS

Spesial Pemilu, Sukokopi Promo Buy 1 Get 1 Sukokopi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Kotak Suara di Banyuasin Mendadak Hilang"

Editor: afrizal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved