Pesepak Bola Bengal Ini Mulai Jadi Pemain Hingga Manajer Tim Kerap Terlibat Adu Jotos

Kepolisian Yorkshire tengah menyelidiki insiden yang kabarnya melibatkan mantan gelandang Manchester City, Joey Barton.

Pesepak Bola Bengal Ini Mulai Jadi Pemain Hingga Manajer Tim Kerap Terlibat Adu Jotos
TWITTER.COM
Joey Barton

BBC Radio Sheffield melaporkan bahwa sang manajer baik-baik saja tetapi ia "menderita luka di muka".

Konferensi pers seusai laga pun dibatalkan dan Joey Barton, bahkan diberhentikan oleh polisi saat hendak keluar dari area stadion.

Bos Football League (pihak penyelenggara kompetisi), Shaun Harvey, mengatakan bahwa ia terkejut mendengar insiden tersebut.

"Kita semua pernah mendengar tentang keributan antarpemain setelah pertandingan usai.

Namun, ini kali pertama - berdasarkan informasi yang saya dapat - bahwa kejadian seperti ini terjadi," ujarnya seperti dikutip dari BBC Radio 5 Live.

"Walau semua ini baru tudingan tetapi suatu insiden tak mengenakkan telah terjadi dan ini perlu kita telusuri secara cepat dan tepat," lanjutnya.

Joey Barton akrab dengan kejadian kontroversial sepanjang kariernya.

Pria berusia 36 tahun ini pernah mendapat skors dari klubnya setelah menusuk mata rekan setimnya di Manchester City, Jamie Tandy, dengan sebuah cerutu pada 2004.

Ia juga terlibat konfrontasi dengan fans Everton di Bangkok pada tur pra-musim Manchester Citi di Bangkok, Thailand, tahun 2005.

Barton lalu diskors lagi oleh Man City setelah terlibat adu jotos di lapangan latihan Man City sehingga rekan setimnya, Ousmane Dabo, harus masuk rumah sakit.

Pada 2007, ia menjalani hukuman penjara selama 77 hari setelah terlibat insiden di pusat kota Liverpool pada Desember 2007.

Selama kariernya, ia pernah memperkuat Burnley, Rangers, Marseille, Manchester City, Newcastle dan QPR.

Artikel ini diulas dari berbagai sumber antara lain, Kompas.com dan Tribunnews.com serta sumber lainnya.

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved