Jelang Pemungutan Suara, KPU Sumbar Imbau Masyarakat Proaktif Minta Formulir C6

KPU Sumbar mengimbau masyarakat harus proaktif untuk meminta kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Jelang Pemungutan Suara, KPU Sumbar Imbau Masyarakat Proaktif Minta Formulir C6
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Komisioner KPU Sumatera Barat, Gebril Daulay 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jika sehari jelang pemungutan suara belum mendapat formulir C6 atau undangan memilih, KPU Sumbar mengimbau masyarakat harus proaktif untuk meminta kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Belum dapat undangan jelang sehari pemungutan datangi KPPS. Bawa KTP elektronik.

Nanti KPPS akan mengecek, benar atau tidak orang bersangkutan terdaftar di daftar salinan DPT," jelas Gebril Daulay saat ditemui di ruangannya, Senin (15/4/2019).

Kemudian kalau sampai hari H belum juga mendapatkan C6, pemilih bisa datang langsung ke TPS dengan menunjukan kartu identitas berupa KTP elektronik.

KPU Klaim Pemungutan Suara di Luar Negeri Berjalan Baik, Kecuali Malaysia, Sidney dan Osaka

Nasrul Abit Bacakan Ikrar ASN untuk Tetap Menjaga Netralitas dalam Pemilu 2019

"Masyarakat harus proaktif. Jangan menunggu saja," ucap Gebril Daulay.

Menurut Gebril Daulay, mayoritas masyarakat belum mendapat undangan karena beberapa factor.

Di antaranya bisa jadi KPPS sudah datang ke rumah masyarakat, orang tidak ada di rumah.

"Tapi kalau tetap saja tidak menerima, ya datang saja ke KPPS," saran Gebril Daulay.

Pada 17 April 2019 masyarakat akan melakukan pencoblosan di TPS.  Pencoblosan dilakukan mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB.

Demi Mencoblos Pemilu 2019, WNI di Rusia Rela Naik Kereta 13 Jam ke Moskow

Terpidana Teroris Abu Bakar Baasyir Akan Golput pada Pemilu 2019, Ini Alasannya

Gebril Daulay mengatakan, jika masyarakat datang lewat dari pukul 13.00 WIB,  masyarakat tidak bisa menggunakan hak pilihnya lagi.

Registrasi dibuka hingga pukul 13.00 WIB. Jika pemilih datang sebelum atau tepat pada pukul 13.00 WIB dan dia sedang antri bisa menggunakan hak pilihnya.

"Yang penting dia datang sebelum atau tepat pukul 13.00 WIB. Kalau dalam proses antre tidak masalah," ucap Gebril Daulay.

Namun, kalau lewat pukul 13.00 tidak bisa registrasi lagi.

"Kalau datang di luar waktu, tentu tidak bisa menggunakan hak pilih. Makanya,  kalau memilih datang pagi," ujar Gebril Daulay.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved