Jalan Tol Pandaan-Malang Digeser 17 Meter, Hindari Temuan Situs Purbakala

Pihak PT Jasamarga Pandaan Malang akhirnya menggeser proyek pembangunan tol Pandaan-Malang seksi 5 kilomet

Jalan Tol Pandaan-Malang Digeser 17 Meter, Hindari Temuan Situs Purbakala
Kementerian PUPR
Jalan Tol Pandaan-Malang 

Dilihat dari peta lokasi, area terdampak akibat pergeseran itu merupakan bantaran Sungai Amprong yang curam.

Kondisi itu akan membutuhkan dana tambahan karena konstruksi membutuhkan pile slab atau tiang pancang.

Namun, Agus belum menentukan besaran tambahan dana yang dibutuhkan.

"Setelah ada keputusan bergeser, akan ada penyelidikan tanah. Karena strukturnya berubah. Baru dihitung akan tambah (dana) berapa. Akan ada tambahan anggaran berapa persisnya," jelasnya.

Sementara itu, pihak tol juga harus berkoordinasi dengan pihak Balai Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas untuk penggunaan bantaran Sungai Amprong.

Diketahui, situs purbakala ditemukan di area pembangunan ruas tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37.

Tepatnya di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menetapkan, area situs seluas 380,703 meter persegi.

Dari luasan itu, seluas 201,790 meter persegi masuk right of way (ROW) Tol Pandaan-Malang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hindari Temuan Situs Purbakala, Tol Pandaan-Malang Digeser 17 Meter

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved