SKK Migas Go to School ke Sumbar, Kenalkan Kondisi Usaha Hulu Migas pada Siswa SMA di Tanjung Raya

SKK Migas sengaja mengadakan kegiatan Go to School ini agar para siswa memahami tentang kondisi usaha hulu migas di tanah air.

SKK Migas Go to School ke Sumbar, Kenalkan Kondisi Usaha Hulu Migas pada Siswa SMA di Tanjung Raya
istimewa
SKK Migas Go to School ke Sumbar, Kenalkan Kondisi Usaha Hulu Migas pada Siswa SMA di Tanjung Raya 

TRIBUNPADANG.COM - SMAN 1 Tanjung Raya Maninjau kedatangan tamu yang agak berbeda Sabtu (13/4/2019).

Sekolah yang jauh dari lokasi kegiatan usaha hulu migas ini menjadi tempat SKK Migas menggelar kegiatan Go to School. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, hingga Pengawas Internal SKK Migas, Taslim Z Yunus langsung hadir di sekolah yang berada di Kanagarian Maninjau, Sumbar ini. 

Siswa di Sumatera Barat khususnya Maninjau memang belum banyak mengetahui tentang kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi karena belum ada kegiatan usaha hulu migas di Kanagarian Maninjau.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Avicenia Darwis, menuturkan SKK Migas sengaja mengadakan kegiatan Go to School ini agar para siswa memahami tentang kondisi usaha hulu migas di tanah air.

VIDEO- LIVE STREAMING Debat ke 5 Capres-Cawapres Pilpres 2019 Malam Ini Pukul 20.00 WIB

Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau dan Mobil Datsun Tabrakan

"Sebagai generasi muda penerus bangsa, adik-adiklah yang nantinya akan melanjutkan kegiatan hulu migas ini untuk kesejahteraan rakyat di masa datang. Karena itu, fokuslah dalam belajar karena Anda semua adalah calon pemimpin bangsa," kata Avicenia mengutip siaran pers yang TribunPadang.com terima. 

Turut hadir Kepala SMAN 1 Raya Maninjau, Burmal MPd, Perwakilan Kecamatan Tanjung Raya, Perwakilan Wali Nagari Tanjung Raya, Alfian, serta wali-wali Jorong Kanagarian Maninjau.

Pengawas Internal SKK Migas, Taslim Z Yunus yang tampil sebagai pemateri tunggal memaparkan kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi di Tanah Air akan menghasilkan multiplier effect bagi masyarakat.

Selain menjadi pondasi ekonomi negara di sektor APBN, dampaknya juga dirasakan hingga ke masyarakat paling bawah.

Menurut Taslim, setiap belanja Rp 1 miliar industri hulu migas akan menghasilkan output ekonomi sebesar Rp 1,6 miliar.

The Jak Mania Dinobatkan Sebagai Suporter Terbaik Di Piala Presiden 2019

Tak Hanya Menjadi Juara, Arema FC Mengukir Rekor Baru di Piala Presiden 2019

Halaman
12
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved