Raflis, Anak Desa yang Dulu Berjalan Kaki ke Sekolah Itu Kini Jadi Orang Penting di Sumbar

Raflis merupakan seorang anak desa yang lahir 56 tahun lalu di Desa Lubuk Sarik, Kambang, Pesisir Selatan.

Raflis, Anak Desa yang Dulu Berjalan Kaki ke Sekolah Itu Kini Jadi Orang Penting di Sumbar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Raflis, Sekretaris DPRD Sumbar 

Tetapi dalam menjalankan tugas, Sekwan adalah supporting staff terhadap pelaksanaan tiga fungsi anggota DPRD yakni anggaran, legislasi, dan pengawasan.

"Inti pekerjaan adalah bagaimana mensupport tata laksana kesekretariatan seperti surat menyurat, laporan kegiatan dewan, serta konsep keputusan dewan," ujar Raflis.

Sekretaris dewan menurut Raflis, juga bertugas memberikan layanan administrasi terutama yang berkaitan dengan tata kelola anggaran.

Moto GP Amerika 2019 - Marc Marquez Kuasai Podium di Circuit of the Americas Sejak 2013

VIDEO HASIL LIDA Liga Dangdut Indonesia Top 12 Grup 1 Tadi Malam, Puput Sumsel Perolehan Tertinggi

"Saya menyukai pekerjaan ini. Suatu kebanggan bagi saya dipercaya mengelola organisasi besar dan berada di sekeliling orang penting," bangga Raflis.

Dalam menjalankan organisasi besar, Raflis tidak mengalami kendala yang berarti. Ia mampu mensiasati pekerjaan tepat selesai sesuai kebutuhan.

"Mulai dari kebersihan hingga peralatan rapat, saya kontrol langsung. Saya paham karena sudah belajar dari pengalaman," kata Raflis.

Lebih lanjut, jelasnya lagi, pekerjaan semacam itu memerlukan talenta. Pekerjaan itu tidak dipaksa tetapi datang dari hati.

"Bekerja dengan hati. Kita abdikan untuk bangsa dan negara," ujar Raflis.

Raflis juga termasuk orang yang ceroboh karena dia selalu ingin cepat selesai dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Namun lambat laun, ia belajar menjadi lebih baik dari kedua orang tuanya.

Kebetulan Ibu Raflis seseorang yang taat bergama, dan ayahnya seorang pedagang.

Korban Truk Tangki Masuk Jurang di Padang Ditemukan 300 Meter dari Lokasi Jatuh

Sinopsis Drama Korea 100 Days My Prince Episode 14, Putra Mahkota Mengetahui Orang yang Membunuhnya

Secara tidak langsung, Raflis mendapat imbas ketelitian dari kebiasaan yang dilakukan kedua orang tuanya.

Lingkungan kondisi di masa lalu menerpa kepribadian Raflis.

"Beban berat kalau ada seninya dijamin akan berhasil. Keberhasilan itu dapat mengurangi kepenatan dan keletihan dalam bekerja.

Sehingga manisnya pekerjaan dapat dirasakan di setiap lini atau subsektor pekerjaan yang diberikan," kata Raflis.

Tantangan Raflis sebagai Sekretaris Dewan ialah bekerja cepat karena kegiatan DPRD diatur timing yang ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus).

"Tentu berpacu, konsentrasi tidak boleh terpecah. Sekwan harus bekerja secara total dan khusyuk.

Semua lini harus diperhatikan. Apalagi DPRD itu sorotan orang banyak," jelasnya.

Jelang Persija Jakarta vs Ceres Negros, Intip Perubahan Dilakukan Ivan Kolev, Tak Ingin Kalah Lagi

VIDEO- DOWNLOAD MP3 Via Vallen , Video Youtube Dangdut Koplo Sayang Selow hingga Pamer Bojo

Menjadi seorang Sekretaris Dewan, kata Raflis,  tidak boleh kikir terhadap waktu.

Sekretaris Dewan harus disiplin. Tidak terlambat datang ke kantor. Datang harus lebih awal dan tepat waktu.

Meskipun pergi pagi pulang malam, Raflis tetap tidak lupa dengan keluarga di rumah.

Kalau sudah di rumah, kata Raflis, setiap orang tua harus menyediakan waktu total bercengkerama dengan anak-anak. Kadang-kadang juga jadi pelayan.

Orang tua baginya tak harus selalu berada di depan.

Ketika anak-anak membutuhkan pertolongan, orang tua harus ringan tangan.

"Sekecil apapun pekerjaan itu, orang tua harus siap membantu.

Atas izin Allah, anak-anak saya tidak susah dalam belajar dan mencari pekerjaan. Mereka sudah mandiri," cerita Raflis.

Jelang Persija Jakarta vs Ceres Negros, Intip Perubahan Dilakukan Ivan Kolev, Tak Ingin Kalah Lagi

VIDEO- DOWNLOAD MP3 Via Vallen , Video Youtube Dangdut Koplo Sayang Selow hingga Pamer Bojo

Sibuk bekerja dan jauh dari anak-anak, Raflis tak melepas tanggung jawabnya sebagai orang tua.

Sedari kecil, anak-anaknya selalu diajarkan ilmu keagamaan. Mulai dengan memasukkan nya ke dalam pesantren.

Menurut Raflis, salat berjamaah, salat lima waktu, salah taubah, salat hajad, salat tahajud dan ditutup witir menjadi contoh bagi anak-anak.

"Sekurang-kurangnya kalau dia tidak ke masjid, kita tetap mengingatkan mereka. Sebab yang mengatur segala-segalanya hanya Allah SWT," kata Raflis.

Raflis berpesan kepada setiap orang untuk bekerja secara total karena ilmu dan pengalaman didapat saat melakoni pekerjaan.

Jelang Persija Jakarta vs Ceres Negros, Intip Perubahan Dilakukan Ivan Kolev, Tak Ingin Kalah Lagi

VIDEO- DOWNLOAD MP3 Via Vallen , Video Youtube Dangdut Koplo Sayang Selow hingga Pamer Bojo

"Jika kita melakukan pekerjaan, kita tahu kekurangan. Dengan kekurangan, kita ingin menambah dan berbuat lebih. Kalau tidak mencoba, kapan kita pandai," tantang Raflis.

Ke depan sebagai Sekretaris Dewan Raflis ingin membenahi staff dan melakukan regenerasi.

Sebab menurutnya, disiplin dan skill staff masih lemah terutama dalam bidang IT.

"Pegawai baru harus mampu menguasai IT dan mampu berbahasa Inggris apalagi di era globalisasi," tekad Raflis.

Semasa menjabat sebagai Sekretaris Dewan, ada 21 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2018 yang ditangani Raflis

Di antaranya 13 Perda sudah ditetapkan, 1 ranperda dikembalikan karena cukup di atur dengan Pergub, 4 ranperda sudah dibahas namun karena keterbatasan waktu ditetapkan pada tahun 2019, dan 3 Ranperda diluncurkan ke Propemperda 2019.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved