Upaya Pencarian Satu Awak Truk Tangki Jatuh Ke Sungai Lubuk Peraku Berlanjut

Satu orang awak truk tangki yang dikabarkan hilang di Sungai Lubuk Peraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat

Upaya Pencarian Satu Awak Truk Tangki Jatuh Ke Sungai Lubuk Peraku Berlanjut
ISTIMEWA/DOK POLRES PADANG
Mobil truk pengangkut air jatuh ke pinggir sungai atau Lubuk Peraku, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (10/4/2019). 

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satu orang awak truk tangki yang dikabarkan hilang di Sungai Lubuk Peraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), hingga Rabu (10/4/2019) malam belumlah ditemukan.

Sebelumnya, truk pengangkut air yang datang dari Padang Solok hilang kendali masuk ke Sungai Lubuk Peraku, Lubuk Kilangan, Padang, Sumbar pada Rabu siang.

Sopir truk dikabarkan lolos dari maut dan mengalami luka, sedangkan awak truk lainnya diperkirakan hilang.

Kanit Laka Lantas Polresta Padang, AKP Muzhendri menjelaskan bahwa salah satu korban yang berada di dalam truk pengangkut air belumlah ditemukan hingga Rabu malam.

"Korban yang hilang bernama Riki Candra (33), dan sopir yang bernama Sutan Fajar (20) saat ini sudah berada di Rumah Sakit Semen Padang Hospital," kata Kanit Laka Lantas Polresta Padang, AKP Muzhendri kepada TribunPadang.com , Rabu (10/4/2019).

Ia mengatakan hingga Rabu malam tadi upaya pencarian terhadap korban Riki Chandra masih dilakukan oleh petugas serta masyarakat setempat.

"Karena gugup dan tidak menguasai medan dan ia masuk ke jurang yang tepat di bawahnya ada sungai," kata AKP Muzhendri.

Ia mengatakan, setelah kejadian pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan, Basarnas, BPBD, dan Tagana Indarung Semen Padang.

"Setelah kita cek korban yang bernama Riki tidak ada di dalam kendaraan, karena arus air deras, diperkirakan terseret oleh arus sungai," kata AKP Muzhendri.

Ia juga menjelaskan, sampai saat ini tim pencari masih berupaya dalam pencarian. Tidak hanya tim gabungan, tapi juga dibantu oleh masyarakat sekitar.

"Saat ini rencananya mobil akan dievakuasi dengan derek oleh pihak pemilik mobil sendiri. Dan, akan dilakukan pada malam ini juga rencananya," ujar AKP Muzhendri.

Ia menambahkan, kalau tidak ditemukan hingga malam, maka akan dihentikana pencarian untuk sementara waktu.

"Ini adalah murni kecelakaan tunggal, karena sampai saat ini belum ada indikasi lain," kata AKP Muzhendri.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved