Bekraf, UPN dan Pemko Padang Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual

Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf

Bekraf, UPN dan Pemko Padang Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual
IST/DOK.HUMAS PEMKO PADANG
Direktur Fasilitasi HKI Robinson Sinaga selaku pembicara Bekraf saat menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI (Hak Kekayaan Intelektual), Selasa (09/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunpadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta (VY) melakukan Sosialisasi dan Fasilitas Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku ekonomi kreatif di sejumlah daerah di Indonesia.

Hal itu didukung Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kali ini Selasa (9/4/2019) bertempat di salah satu hotel berbintang di Padang, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran HKI bagi sejumlah para pelaku ekonomi kreatif (ekraf), komunitas dan UMKM di Kota Padang.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wali Kota Padang yang diwakili Asisten III, Didi Aryadi. Turut hadir Ketua Pelaksana Ari Wijayani dari UPN Veteran Yogyakarta serta Direktur Fasilitasi HKI Robinson Sinaga selaku pembicara Bekraf.

Robinson Sinaga dalam paparannya mengatakan, program sosialisasi dan fasilitasi HKI ini termasuk program prioritas nasional, mengingat ekonomi kreatif saat ini harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Untuk itu diharapkan produk komuditas memiliki nilai tambah dengan terlindungi hak kekayaan intelektualnya," kata Robinson.

Dikatakan, untuk tujuan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif ini juga dalam rangka untuk mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual.

"Selain itu juga untuk memacu inovasi dan kreativitas pelaku industri kreatif agar memiliki keunikan sendiri yang berbeda dengan produk lain hingga berdaya saing di pasar domestik maupun global. Kita yakin dan optimalkan melalui sosialisasi dan fasilitasi HKI ini para pelaku ekraf akan merasa terayomi dan termotivasi. Yakni untuk lebih bersemangat lagi mengembangkan ekonomi kreatifnya ke depan," papar Robibson.

Sementara itu Wali Kota Padang diwakili Asisten III Didi Aryadi, atas nama Pemko Padang berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI di Padang.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan sangat membantu para pelaku ekonomi kreatif, khususnya dalam mendaftarkan HKI produk mereka masing-masing.

Didi pun juga memaparkan upaya Pemko Padang dalam meningkatkan ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Padang.

"Cukup banyak program kegiatan yang telah kita laksanakan, salah satunya berupaya menciptakan wirausahawan dan enterpreneur baru. Di samping itu kita juga memberikan perlindunga dan penguatan dalam bentuk motivasi atau pun dana stimulan untuk lebih merangsang perkembangan usahanya," ucap Didi.

Pada kegiatan tersebut yang menghadiri sebanyak 80 peserta pendaftar HKI di Kota Padang yang meliputi merek dagang, hak cipta dan desain industri tersebut.(*)

Penulis: Merinda Faradianti
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved