Kisah Liberty Jualan 23 Tahun di Pos Terakhir Gunung Marapi Sumbar, Pernah ke Puncak Berbekal Tebu

Berdagang hampir 23 tahun di lereng Gunung Marapi yang jadi pesanggarahan terakhir sebelum pendaki puncak, begini kisah Liberty

Kisah Liberty Jualan 23 Tahun di Pos Terakhir Gunung Marapi Sumbar, Pernah ke Puncak Berbekal Tebu
TribunPadang.com/Mona Triana
Pesanggrahan di Kaki Gunung Marapi Sumatera Barat. Kisah Liberty Jualan 23 Tahun di Pos Terakhir Gunung Marapi Sumbar, Pernah ke Puncak Berbekal Tebu 

Kisah Liberty Jualan 23 Tahun di Pos Terakhir Gunung Marapi Sumbar, Pernah ke Puncak Berbekal Tebu

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mendaki gunung menjadi hobi bagi sebagian manusia.

Beragam alasan kenapa seseorang ingin mendaki gunung.

Ada yang ingin mendaki karena ingin melihat bagaimana puncak dari gunung dan ada pula yang mendaki karena mencintai alam itu sendiri.

Di Sumatera Barat, ada satu gunung yang menjadi favorit para pendaki apalagi bagi para pendaki pemula yaitu Gunung Marapi.

Gunung Marapi memiliki ketinggian 2.891 Mdpl.

Pendaki Gunung Merapi
Pendaki Gunung Marapi (TribunPadang.com/Mona Triana)

Gunung Marapi adalah gunung berapi terletak di Kawasan Administrasi Kabupaten Agam.

Para pendaki yang ingin mendaki Gunung Marapi biasanya naik melalui daerah Koto Baru.

Di sana ada posko Gunung Marapi.

Ranu Kumbolo Tempat Transit Bagi Para Pendaki Gunung Semeru

Tiga Jalur Pendakian Gunung Rinjani Mulai Dibuka April Mendatang, Sistem Tiket Online

Tips Perawatan Kulit Wajah Setelah Mendaki Gunung yang Bisa Anda Lakukan, Gunakan Masker Alami

Bagi yang ingin mendaki gunung terlebih dahulu untuk melapor dan mengisi formulir biodata diri, lalu membayar uang administrasi sebesar Rp 10 ribu per orangnya.

Halaman
1234
Penulis: Mona Triana
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved