25 Juta Penduduk Indonesia BAB Sembarangan, Simak Dampaknya Bagi Kesehatan

Kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro menyebut 25 persen rakyat Indonesia masih belum mendapatkan akses sanitasi yang layak.

25 Juta Penduduk Indonesia BAB Sembarangan, Simak Dampaknya Bagi Kesehatan
tribun jateng/hermawan handaka
ilustrasi 

TRIBUNPADANG.COM - Kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro menyebut 25 persen rakyat Indonesia masih belum mendapatkan akses sanitasi yang layak.

Bahkan, sekitar 25 juta warga Indonesia masih buang air besar (BAB) sembarangan.

Selain itu, masih banyak warga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai hingga mencemari lingkungan.

Hal ini disampaikan Bambang saat meninjau Instalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik (IPAL) komunal di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (16/3/2019).

Anak Zulfirman Syah Ikut Jadi Korban Penembakan, Yusni: Bertemu Cucu Hanya Lewat Video Call Saja

Merasa Sedih karena Ketua Umum PPP Ditangkap KPK, Jokowi: Romy Adalah Kawan Kami

Menurut Bambang, sanitasi berupa Instalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik (IPAL) Komunal bisa menjaga lingkungan dan menjaga kesehatan warga.

"Kami sesungguhnya menargetkan 25 juta orang tersebut mendapatkan sanitasi yang baik tahun ini, tapi meleset.

Meski begitu, dalam lima tahun ke depan, atau pada 2024, kami targetkan rakyat nol persen BAB sembarangan, 25 juta rakyat tersebut mendapat sanitasi yang baik dan mendapatkan air yang bersih," kata Bambang.

Dia menambahkan, pemerintah pusat memang getol membangun dan menyediakan akses sanitasi yang baik agar mereka hidup sehat.

VIDEO - Aliando Syarief Perankan Dono di Film Warkop DKI Reborn 3 & 4, Aktingnya Bikin Publik Kagum

Mengintip Upaya Regenerasi UKPM Genta Andalas Unand, Kenalkan Calon Anggota dengan Fakta

Sebab sanitasi yang buruk menimbulkan aneka macam penyakit.

Bambang yang didampingi sejumlah Direktur Jenderal Kementerian dan Bupati Probolinggo P Tantriana Sari juga sempat melihat sambungan pembuangan limbah IPAL Komunal di rumah warga.

Sesekali dia mengobrol dengan warga dan menanyakan apakah IPAL Komunal tersebut bermanfaat.

Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengatakan tahun ini di Kelurahan Semampir akan dilakukan sambungan IPAL Komunal.

"Pada 2020 rencana pembangunan IPAL komunal di Desa Kalibuntu dan Kelurahan Kraksaan Wetan. Anggaranya sekitar Rp 2,5 miliar," jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "25 Juta Rakyat Indonesia Suka BAB Sembarangan"

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved