Jangan Buang Baterai Bekas Sembarangan, Baterai Bekas Termasuk Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun

Jangan buang baterai bekas sembarangan, karena hal tersebut berbahaya. Sampah baterai bekas termasuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Jangan Buang Baterai Bekas Sembarangan, Baterai Bekas Termasuk Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun
tribunnews
ilustrasi-baterai-bekas 

TRIBUNPADANG.COM - Jangan buang baterai bekas sembarangan, karena hal tersebut berbahaya.

Sampah baterai bekas termasuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Baterai mengandung unsur-unsur yang membahayakan lingkungan maupun diri sendiri.

Seperti apa bahaya baterai?

Baterai terdiri dari 2 (dua) jenis utama yaitu Baterai primer yang hanya dapat digunakan sekali dan dibuang.

Contohnya adalah baterai alkaline yang digunakan untuk senter maupun berbagai alat portabel lainnya. 

Semen Padang Ajak Suporter Duduk Bersama Menyusul Aksi Demo di Bekasi

Hari Ini Persib Bandung Berusia 86 Tahun, Manajemen dan Pelatih Persib Bisa Mengevaluasi Diri

Jenis kedua adalah baterai sekunder yang dapat digunakan dan diisi ulang beberapa kali. Contohnya adalah baterai timbal-asam pada kendaraan dan baterai ion litium pada elektronik portabel.

Pada baterai primer terdapat unsur zinc, karbon, campuran MnO2 (Mangan Dioksida), serbuk karbon dan NH4Cl (Ammonium Klorida).

Sedangkan baterai yang dapat diisi ulang mengandung cadmium, Nikel dan alkaline (potassium hidroksida). 

Semua komponen-komponen penyusun baterai ini akan berdampak negatif bila mencemari lingkungan, misalnya kadmium dan mangan.

Halaman
123
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved