3 Tips Dapat Membantu Mengidentifikasi Informasi, Jangan Hanya Menjadi Trigger Happy

Masyrakat Indonesia cenderung menjadi trigger happy ketimbang smart finger hal itu dikarenakan minat baca yang cukup rendah, tetapi getol browsing di

3 Tips Dapat Membantu Mengidentifikasi Informasi, Jangan Hanya Menjadi Trigger Happy
Tribunnews
ilustrasi-berita-bohong_20181105_123615.jpg 

TRIBUNPADANG.COM - Masyrakat Indonesia cenderung menjadi trigger happy ketimbang smart finger hal itu dikarenakan minat baca yang cukup rendah, tetapi getol browsing di sosial media.

Kebiasaan di sosial media, sebar dulu baru konfirmasi belakangan sehingga menghasilkan lebih banyak informasi yang salah dan berita palsu.

Lalu bagaimana menyikapi hal ini?

Peringkat Indonesia sebagai negara paling aktif keempat dalam hal penggunaan ponsel cerdas setelah Cina, India dan AS, membuat Indonesia menjadi salah satu negara "melek digital" dengan jumlah sekitar 130 juta pengguna media sosial di negara ini, dan sangat berbanding lurus untuk populasi dan sirkulasi smartphone.

Fiersa Besari Bakal Hadir di Kafe Bat and Arrow Padang, Begini Cara Pesan Tiketnya

TRIBUNWIKI Jadwal Kereta Api Padang Pariaman Sibinuang, Berangkat 4 Kali Sehari

Konsep trigger happy (hanya berbagi berita tanpa terlalu banyak merinci), telah menjadi kebiasaan buruk sebagian besar pengguna media sosial di Indonesia.

Dalam keterangan persnya, Shelly Tantri S, Head of Business Development, BaBe membagikan kiat yang dapat membantu mengidentifikasi informasi yang salah ketika menemukan berita atau pesan apa pun di media sosial:

1. Cek Headline/Judul Berita

"Pastikan berita yang kita baca tidak mengandung topik sensasional, atau tidak masuk akal. Seperti contoh, ketika gempa bumi terjadi, sudah pasti bahwa berita yang mengatakan gempa susulan dengan skala lebih besar dapat dipastikan adalah berita bohong, karena gempa tidak bisa diprediksi sama sekali." kata Shelly

2. Cek Sumber Berita

"Pastikan berita yang kita baca berasal dari sumber yang tepercaya, entah artikel tersebut berasal dari penerbit yang sangat terkenal, atau ditulis oleh seorang ahli. Semua berita di BaBe tentu saja berasal dari media tepercaya di Indonesia. Selain itu, BaBe dengan AI teknologi dan pembelajaran mesin terkemuka bekerjasama dengan tim konten moderasi mampu menyaring berita yang masuk ke sistem BaBe. Sehingga berita yang disajikan dalam aplikasi BaBe adalah berita yang positif dan bebas dari berita bohong. "Shelly menjelaskan lagi.

Inilah 6 Game yang akan Rilis di Tahun 2019 Ini, Mortal Kombat 11 Rilis 23 April 2019

Maret 2019 Redmi Dipastikan Merilis Note 7 di Indonesia, Keunggulan Sektor Kamera 48 Megapiksel

Halaman
12
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved