Istri Gubernur Jabar, Atalia Praratya Prihatin Terapis Mitra Go-Massage Diperkosa Pelanggan

Istri Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jabar, Atalia Praratya prihatin atas

Istri Gubernur Jabar, Atalia Praratya Prihatin Terapis Mitra Go-Massage Diperkosa Pelanggan
Dokumentasi Humas Pemprov Jabar
Istri Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Atalia Praratya saat membuka Lomba Kader PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Sekretariat TP PKK Prov. Jabar, Jl. Soekarno Hatta No. 468 Bandung, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNPADANG.COM, BANDUNG - Istri Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jabar, Atalia Praratya prihatin atas insiden pemerkosaan yang menimpa salah seorang terapis mitra Go-Massage di Bandung. Atalia pun meminta manajemen Gojek mengevaluasi layanan pijat tersebut.

"Saya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK prihatin dengan kejadian ini. Apakah mereka berangkat sendirian? Dan harusnya bagi saya tidak ada pijat antara perempuan dan laki-laki. Itu imbauan saya kepada manajemen. Sistemnya harus diperbaiki, resikonya ini sangat tinggi," kata Atalia saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (11/3/2019).

Menurut Atalia, sistem layanan seperti ini bisa berpotensi membuka ruang praktik prostitusi modus baru.

Ia mengatakan, praktik pijat yang melibatkan lawan jenis riskan untuk disalahgunakan.

"Karena ini memang biasanya masuk ke ruang pribadi, sehingga seorang perempuan memijat laki-laki saya khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Apakah bentuknya itu dari pemijat sendiri dalam arti prostitusi ada juga memang yang mereka bekerja profesional namun disalahgunakan oleh klien. Saya kira hal seperti ini kita harus bijak," tuturnya.

Atalia melanjutkan, idealnya para terapis khususnya perempuan harus mendapat pendampingan ketika melayani konsumen.

"Artinya perempuan harus mendapat proteksi yang lebih baik lagi. Kalau pun bisa harusnya tak sendirian ada pendampingan, ada yang menjaga," jelasnya.

Seperti diberitakan, Seorang terapis pijat mitra Go-Massage diduga diperkosa oleh konsumen di sebuah rumah kos di Jalan Gegerkalong Hilir, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/3/2019).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Porestabes Bandung M Rifai membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan tersebut.

"Jadi benar menerima laporan polisi Rabu, 6 Maret 2019, atas kejadian dugaan pemerkosaan yang terjadi pada Selasa pukul 18.30 atau malam hari," kata Rifai di Mapolrestabes Bandung, Senin (11/3/2019).

Menurut Rifai, peristiwa ini terjadi saat terlapor yang berinisial L memesan jasa pijat melalui apikasi Go-Massage.

Setelah memesan, pelapor pun kemudian datang ke tempat kos L.

"Pelapor mengatakan, saat memijat kemudian terjadi dugaan perbuatan pemerkosaan itu," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul; "Terapis Mitra Go-Massage Diperkosa Pelanggan, Atalia Minta Gojek Evaluasi Sistem"

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved