Al Kini Bisa Tertidur dan Bermimpi Supaya Makin Pintar Mirip Manusia

Salah satu proses terbaik yang bisa dialami manusia adalah tidur dan bermimpi. Menurut penelitian, tidur

Al Kini Bisa Tertidur dan Bermimpi Supaya Makin Pintar Mirip Manusia
ISTIMEWA/NET/KOMPAS.COM
ILUSTRASI 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Salah satu proses terbaik yang bisa dialami manusia adalah tidur dan bermimpi. Menurut penelitian, tidur dan bermimpi membantu menjaga kesehatan otak karena merapikan hubungan-hubungan sinapsis yang tidak kita perlukan.

Dengan demikian, otak tidak kelebihan memori yang tidak dibutuhkan. Proses yang disebut homeostasis sinapsis ini rupanya oleh para pakar matematika di Italia untuk menciptakan jaringan neural buatan bernama Hopfield yang bisa tidur.

Kemampuan itu diberikan oleh para peneliti kepada Hopefield karena AI tersebut memiliki kapasitas menyimpan yang terbatas.

Nah ketika tidur, Hopefield akan memilah-milah memorinya dan melupakan yang tidak penting.

Para pakar menulis dalam laporannya, terinspirasi dari mekanisme tidur dan bermimpi dalam otak mamalia, kami mengusulkan kelanjutan dari model ini untuk melakukan mekanisme belajar on-line standar (bangun) dan mekanisme konsolidasi dan melupakan off-line (tidur).

Secara khusus, para peneliti terinspirasi oleh proses tidur rapid-eye movement (REM) yang penting bagi manusia untuk melupakan dan tidur gelombang lambat yang penting untuk mengonsolidasikan memori.

Untuk menguji Hopefield, para peneliti melaksanakan berbagai simulasi.

Hasilnya yang dipublikasikan di jurnal Neural Networks dan dapat dibaca di arXiV sangat luar biasa.

Tanpa tidur, kapasitas mengingat jaringan neural hanya α=0.14 di mana α menandakan jumlah bits yang disimpan per sinaps. Angka ini naik ketika ia diperbolehkan untuk tidur.

Bahkan, secara teori angka tersebut bisa naik sampai α=1.

Melihat hasil tersebut, para peneliti pun mengonklusikan bahwa AI juga butuh tidur untuk meningkatkan performanya.

Pakar matematika Adriano Barra dari University of Salento mengatakan, kami percaya bahwa proses kognisi –walaupun pembelajaran dan metode pengambilan memori tetap memegang peran penting- dan juga tidur adalah sebuah kewajiban bagi kecerdasan buatan sebagaimana kecerdasan biologis.

(*/Kompas.com)

Artikel ini telah diterbitkan di Kompas.com judulnya, https://sains.kompas.com/read/2019/02/15/193600323/mirip-manusia-ai-kini-bisa-tidur-dan-bermimpi-agar-makin-pintar

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Mona Triana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved