Nasi Goreng Lado Hijau di Dekat Kampus UPI Padang, Harganya Terjangkau Isi Kantong Anak Kos

Bagi mahasiswa dan anak kos di sekitar Kampus Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, nasi goreng lado hijau

Nasi Goreng Lado Hijau di Dekat Kampus UPI Padang, Harganya Terjangkau Isi Kantong Anak Kos
TRIBUNPADANG.COM/SARIDAL MAIJAR
Penjual nasi goreng bernama; Titipan Mama yang berlokasi di Jalan Parak Karakah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bagi mahasiswa dan anak kos di sekitar Kampus Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, nasi goreng lado hijau menjadi salah satu pilihan untuk menu makan malam.

Cita rasa yang khas, nasi goreng lado hijau disajikan di warung bernama; Titipan Mama tersedia dalam porsi jumbo. Sedangkan, harganya sesuai isi kantong anak kos.

Nasi goreng lado hijau, Titipan Mama ini berada di Jalan Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Lokasinya, tak berjauhan dari Jembatan Marapalam dari Kampus UPI Padang, yang berjarak hanya sekitar 1 kilometer/KM.

Zulkarnaen (35), pemilik usaha nasi goreng hijau mengemukakan awalnya memulai usaha bermodalkan gerobak dan tenda di warung nasi goreng miliknya.

"Kami membuka warung mulai pukul 16.00 WIB, hingga pukul 01.00 WIB. Sedangkan, harganya Rp8 ribu per porsi," kata Zulkarnaen kepada TribunPadang.com, Sabtu (09/2/2019).

Dikatakan, harga ini relatif lebih murah dibanding dengan harga nasi goreng lainnya di Kota Padang.

"Kami sengaja bikin harga murah, karena di sini banyak mahasiswa dan anak kos," sebut Zulkarnaen.

Meski harga terbilang murah, tapi Zulkarnaen tetap berani untuk memberikan porsi jumbo.

"Rata-rata, anak-anak kos di sini biasanya membeli sekaligus dibungkus. Kata mereka, kalau dibungkus porsinya bisa untuk makan berdua dengan kawan di kos," katanya.

Cita rasa, kata Zulkarnaen, tetap menjadi yang utama, terutama khas pedas yang selalu dipertahankannya.

"Kami biasanya pakai cabai hijau sebagai ganti cabai merah. Selain pedasnya lebih terasa, aromanya jadi lebih menggoda," kata Zulkarnaen seraya menyebutkan porsinya meliputi juga satu telur mata sapi dan kerupuk.

Zulkarnaen juga menaburi ikan asin serta petai yang sudah diiris kecil-kecil pada menu tersebut.

"Kalau cara memasak nasi gorengnya, hampir sama dengan cara memasak nasi goreng biasa. Yakni kami menambahi bumbu rempah juga," ujarnya.(TribunPadang.com/Saridal Maijar)

Penulis: Saridal Maijar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved