Apabila Es Terus Mencair, Diperkirakan Greenland Bakal Jadi Tambang Pasir Baru

Para ahli mengungkapkan, Greenland bisa jadi tempat eksportir pasir besar bila lapisan es di pulau itu terus mencair.

Apabila Es Terus Mencair, Diperkirakan Greenland Bakal Jadi Tambang Pasir Baru
PIXABAY
ILUSTRASI 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Para ahli mengungkapkan bahwa Greenland bisa jadi tempat eksportir pasir besar bila lapisan es di pulau itu terus mencair.

Penambangan pasir dan kerikil yang banyak digunakan dalam industri konstruksi dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk Pulau Greenland yang berjumlah 56 ribu jiwa.

Greenland, yang terletak di antara Samudra Arktik dan Atlantik di Amerika Utara punya otonomi untuk mengatur pemerintahannya sendiri tapi tetap masuk kekuasaan Denmark.

Pulau itu juga sangat bergantung pada subsidi dari Kopenhagen.

"Dengan menambang pasir, Greenland dapat mengambil manfaat dari tantangan yang dibawa perubahan iklim," tulis tim ilmuwan Denmark dan Amerika Serikat yang diterbikan di jurnal Nature Sustainability lewat rilis, Senin (11/2/2019).

"Janji dan Bahaya Eksploitasi Pasir di Greenland" membahas perihal Arktik yang harus menilai risiko penambangan pesisir pantai, terutama bagi industri perikanan.

Pemanasan global mengakibatkan mencairnya lapisan es di Greenland, yang memiliki jumlah volume air yang cukup untuk menaikkan permukaan laut global sekitar tujuh meter jika semuanya mencair, dan membawa lebih banyak pasir dan kerikil ke pesisir fjords.

Fjord adalah teluk yang terbentuk karena lelehan gletser.

"Anda dapat menganggapnya (es yang mencair) sebagai keran yang mencurahkan sedimen ke pantai," kata ketua penulis Mette Bendixen, seorang peneliti di Institut Penelitian Arktik dan Alpen di Universitas Colorado.

Permintaan pasir di seluruh dunia mencapai sekitar 9,55 miliar ton pada 2017 dengan nilai pasar 99,5 miliar dollar AS (Rp 1,4 triliun) dan diproyeksikan mencapai hampir 481 miliar dollar AS (Rp 6,7 triliun) pada 2100, didorong oleh meningkatnya permintaan dan kemungkinan kekurangan, kata studi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved